Pemilik yang Memanggil Pulang
Jangan biarkan air mata terus mengalir,
Membasahi luka yang kian mengukir.
Sebab cinta bukanlah milik kita seutuhnya,
Ia hanya titipan dari Sang Pemilik Semesta.
Jika kini ia pergi dan kembali pulang,
Jangan anggap duniamu akan hilang.
Tuhan hanya mengambil apa yang Ia beri,
Agar hatimu belajar berdiri sendiri.
Lepaskan genggaman dengan rasa ikhlas,
Meski rindu datang tanpa berbalas.
Dia yang menciptakan setiap debar di dada,
Tahu kapan saatnya duka harus mereda.
Simpanlah sedihmu dalam doa yang sunyi,
Sebab badai ini takkan selamanya menghuni.
Ada rahasia indah di balik setiap kehilangan,
Yang kelak menuntunmu pada ketenangan.
Percayalah, kebahagiaan pasti 'kan tiba,
Menghapus lara yang pernah bertahta.
Atas kehendak-Nya yang tak pernah salah,
Senyummu akan kembali merekah indah.
Tunggu saja waktu yang akan menjawab,
Saat semua luka tak lagi terasa lembap.
Akan ada hari di mana engkau bersyukur,
Bahwa takdir-Nya tak pernah membuatmu hancur.
Komentar
Posting Komentar