Lelah di Bawah Terang
Pagi datang terhampar permadani cerah Membawa nyanyian burung dengan janji yang tak bersalah Jendela terbuka angin sejuk menyapa lembut Namun di balik kelopak mata kelelahan terajut Aku lelah tapi dunia enggan meredupkan panggung Meminta peran serta meski jiwa terasa kosong Bahu ini berat menopang beban tanpa nama Menatap sinar mentari hati tak merasa gembira Malam pun tiba dengan kerudung hitam yang tak menjemukan Sebab di sana rembulan benderang memamerkan senyuman Cahayanya tumpah ruah putih murni tak terhalang Seolah mengejek betapa pilu hati yang kini terpasang Aku ingin sembunyi di sudut yang gelap dan sunyi Di mana lelah ini tak perlu berpura-pura berdiri Namun fajar menyala dan bulan pun tak mau sembunyi Terang benderang semesta kontras dengan hati yang mati Di antara terik pagi dan rembulan yang menawan Aku hanyalah seonggok raga yang ingin rebah dan tenggelam Lelahku nyata meski semua bersinar tanpa cacat Sebuah kesedihan tersembunyi di balik semesta yang begitu hebat