Mengubur Jejak Kenangan

Di bawah langit yang kian kelabu,

Kucoba hapus bayang wajahmu.

Sebab kini aku mulai mengerti,

Cinta di hatimu telah lama mati.


​Ajari aku cara untuk melangkah,

Saat semua janji berakhir musnah.

Tak ada lagi rindu yang tersisa,

Hanya ada hampa di dalam dada.


​Dulu kau adalah poros duniaku,

Tempat kularungkan seluruh mimpiku.

Namun kini semua terasa hambar,

Bagaikan api yang tak lagi berkobar.


​Bantu aku membuang semua ingatan,

Tentang manisnya setiap pertemuan.

Kusadari kasih tak lagi bertahta,

Hanya menyisakan perih dan air mata.


​Bagaimana cara menutup lembaran,

Yang penuh dengan sejuta harapan.

Kini kutahu kau tak lagi peduli,

Membiarkan aku tertatih sendiri.


​Kulepas genggaman yang kian mendingin,

Terbawa terbang bersama angin.

Tak perlu lagi ada yang dipertahankan,

Jika hanya pahit yang kau suguhkan.


​Ajari aku menjadi asing kembali,

Tanpa ada rasa yang menyiksa diri.

Sebab di matamu tak ada lagi cahaya,

Yang dulu membuatku merasa bahagia.


​Kutanam dalam semua kenangan indah,

Agar jiwaku tak lagi merasa lelah.

Cinta yang dulu diagungkan bersama,

Kini hancur lebur ditelan masa.


​Biarkan waktu yang menjadi obat,

Menghapus luka yang terasa hebat.

Aku sadar kita tak lagi sejalan,

Hanya tersisa puing-puing penyesalan.


​Kini aku siap untuk merelakan,

Segala rasa yang pernah dititipkan.

Terima kasih atas segala pelajaran,

Tentang cinta yang harus diikhlaskan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lelah di Bawah Terang

Kebahagiaan di Hamparan Sajadah

TAKKAN ADA