Sejati dalam Uji
Jangan ukur dalamnya cinta,
Hanya dari manisnya kata yang bertahta,
Sebab lidah mudah merajut sapa,
Namun hati belum tentu seirama.
Jangan kau timbang kasih sayang,
Lewat hadiah mewah yang dipajang,
Benda mati akan pudar dan hilang,
Tak mampu mendekap saat jiwa bimbang.
Jangan terpaku pada janji yang tinggi,
Yang diucapkan di bawah langit pagi,
Seringkali ia terbang pergi,
Saat awan hitam mulai menghampiri.
Tapi bawalah cintamu ke gerbang ujian,
Saat miskin datang mengetuk kediaman,
Masihkah ia bertahan dalam kekurangan,
Atau memilih pergi mencari kenyamanan
Ujilah ia di kala raga sedang sakit,
Saat ceria berganti keluh yang melilit,
Apakah tangannya tetap memegang rakit,
Atau membiarkanmu tenggelam sedikit demi sedikit
Lihatlah ia di dalam keheningan sunyi,
Saat dunia tak lagi riuh memberi puji,
Apakah setianya tetap menjadi jati diri,
Atau menghilang ditelan sepi yang ngeri
Sebab cinta bukan sekadar perayaan,
Tapi ketabahan dalam setiap keadaan,
Hanya di lembah sulit ia menemukan,
Makna tulus yang takkan tergantikan.
Komentar
Posting Komentar