Ganco Bambu dan Lumpur Liburan
Matahari malu-malu di balik awan,
Saat kita melangkah di atas pematang yang licin.
Tanpa alas kaki, tanpa beban di pikiran,
Hanya ganco bambu dan semangat yang tak mungkin dingin.
Lumpur menciprat di betis yang kurus,
Kita mengintai di sela-sela akar padi yang rimbun.
Tanganmu cekatan, mengayun ganco dengan lurus,
Mencari kumis udang di balik air yang tenang menyusun.
teriakmu tertawa riang memecah sunyi,
Seekor udang sawah melenting dalam genggaman.
Bening dan lincah, berkilau di bawah cahaya hari,
Menjadi piala kecil dalam petualangan masa liburan.
Sawah adalah taman bermain yang tak bertepi,
Tempat kita belajar tentang sabar dan berbagi.
Meski kini kita sibuk dengan urusan masing-masing,
Bau tanah sawah itu membuat rindu kembali terkenang.
Komentar
Posting Komentar